Mr. Tarnedi

Berawal dari melihat postingan Path temen gue yang bernama Fritz..


This is what I call as "keep learning no matter how old we are". This old man is a driver of one of well-known taxi company named "EXPR*SS", has 2 son and 1 grand daughter. The most surprising thing when he greet me "good afternoon sir", "where do u want to go?" and he sang an introduction song which he created by himself on the way back to my office. Then I read the cloth behind the driver seat and found that surprising message for the passengers seating on the 2nd row. Despite he didn't finish his elementary grade but he has a passion to speak english with other people since 2-3 yrs ago. Please read it nicely and share it with others as I believe it will inspire people around us to not fear and keep moving forward to be a better person. Also, he does a good self marketing, doesn't he? ;) Oh ya, this ain't a fake. It's for real. He would be happy if you want to use his service 1-2 hrs before the pick up time you wish. God bless. Fritz
— Fritz Amadeus


Gue terobsesi banget buat meliput dan membuat short video tentang Pak Tarnedi, tujuannya supaya Pak Tarnedi bisa makin eksis, dan di kenal banyak orang. Biar orang-orang yang liat jadi terinspirasi, karena Pak Tarnedi ini menurut gue unik, inspirational. Dari ratusan bahkan ribuan supir taksi di Indonesia mungkin hanya ada satu supir yang kayak gini.

Tanpa pikir panjang, keesokan paginya (dua hari yang lalu) gue langsung SMS Pak Tarnedi, meminta kesediaannya untuk diwawancara. Pak Tarnedi langsung menelpon balik, saat itu suaranya tidak begitu jelas, sepertinya sedang menyetir. 

Gue nanya, 
" Bapak lagi di daerah mana?" 
"Saya di Cinere" 

Wah itu jauh sekali dari kampus gue. 

Terus gue bilang, 
"Oh, yaudah Pak nanti saya hubungi lagi, soalnya putus-putus"
"Oke! tapi jangan SMS, you call me saja! oke?" 
"Hahaha, oke Pak! I call you later! thank you"
"thank you! nice to meet you"

Dari percakapan singkat di telepon itu, sudah mencerminkan bagaimana sosok Pak Tarnedi, dia sangat ramah dan terbuka.

Keesokan harinya, tweet dari si Fritz semakin banyak yang nge-share, gue pun nge-share, dan banyak pula yang share dari gue.. Akhirnya akibat the power of social media, ramailah perbincangan tentang Pak Tarnedi di tweet, path, bahkan FB. Gue cek youtube, ternyata juga pernah ada seorang penumpang yang merekam percakapan bahasa inggrisnya dengan Pak Tarnedi, kira-kira 2 minggu lalu, dan viewersnya sudah banyak, bisa lihat di sini ->  http://www.youtube.com/watch?v=Qu9I1KJSHv8 , tapi selain itu belum ada liputan lain tentang Pak Tarnedi.

dan baru aja 12 jam yang lalu, Pak Tarnedi sudah di liput oleh detik.com.

Nah, tadi siang gue coba hubungin Pak Tarnedi lagi, tapi yang angkat cewek, dan bilang dari express group, dia nanya ada keperluan apa, gue bilang mau wawancara, dan gue ditanya dari media mana. Gue bilang buat tugas kuliah, katanya Pak Tarnedi lagi kerja, gak bisa dihubungin. Gue bingung sih, itu kan HP Pribadi, kok bisa ada di orang perusahaan? Tapi yasudahlah gue gak ngerti. Nah, pas di rumah, gue kaget, karena ternyata Pak Tarnedi sedang diundang live di kompas TV. Bahkan di youtube sekarang sudah ada video kehidupan pribadi Pak Tarnedi dari vivanews, Gokil sob.. wartawan-wartawan itu kerjanya bagaikan angin, cepet banget..

Oke tapi gue belum menyerah, gue tadi SMS Pak Tarnedi lagi, semoga di balas, karena liputan video vivanews berbeda dengan konsep yang pengen gue buat, jadi gue masih pengen banget ketemu Pak Tarnedi :( Tapi sesuai misi awal, tujuan gue pengen bikin Pak Tarnedi dikenal luas, kalo gue gak berhasil bikin videonya tapi dia udah terkenal yaudah bagus deh, semoga si Bapak abis ini bisa di undang ke Kick Andy, Hitam putih, Sarah Sechan dan lain sebagainya. Selain menginspirasi, setidaknya kan bisa menambah pemasukan Pak Tarnedi juga. Ya, intinya, orang-orang seperti beliau, patut, layak, dan harus diperjuangkan! :)

"Usia bukan halangan untuk terus belajar"

This entry was posted on Thursday, December 12, 2013 and is filed under ,,,. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response.

One Response to “Mr. Tarnedi”

  1. hi boleh minta no kontak pak tarnedi?? thank u yah :)

    ReplyDelete